<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Praba Nyoba Ngeblog &#187; dalam</title>
	<atom:link href="http://belog.praba.web.id/tag/dalam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://belog.praba.web.id</link>
	<description>Nak Belog Melajah Ngeblog Apang Tusing Jadag Jodog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Jan 2012 04:22:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Indonesia Urutan Empat Dunia Buka Situs Pornografi</title>
		<link>http://belog.praba.web.id/berita/indonesia-urutan-empat-dunia-buka-situs-pornografi.html</link>
		<comments>http://belog.praba.web.id/berita/indonesia-urutan-empat-dunia-buka-situs-pornografi.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 02:00:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum pidana]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan internet]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pornografi]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belog.praba.web.id/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[Ketua Gerakan &#8220;Jangan Bugil Depan Kamera (JBDK) sebuah LSM di tanah air menyebutkan bahwa berdasarkan hasil survey yang dilakukan selama 2010, masyarakat Indonesia berada pada urutan ke empat di dunia yang suka membuka internet untuk situs pornografi. &#8220;Pada tahun 2008 dan 2009, Indonesia berada pada urutan ke tiga dari beberapa negara di Asia setelah Vietnam, Kroasia dan beberapa negara Eropa lainnya,&#8221; kata Ketua Gerakan JBDK pusat, Peri Umar Farouk, saat tampil sebagai nara sumber pada sosialisasi Undang-Undang Nomor:44/2008 tentang pornografi di Kendari, Rabu. Kegiatan advokasi dan edukasi terkait sosialisasi UU Pornografi itu difasilitasi oleh Dinas Perhubungan Sultra bekerjasama dengan Direktorat &#8230; <a href="http://belog.praba.web.id/berita/indonesia-urutan-empat-dunia-buka-situs-pornografi.html" class="more-link">Read more</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketua Gerakan &#8220;Jangan Bugil Depan Kamera (JBDK) sebuah LSM di tanah air menyebutkan bahwa berdasarkan hasil survey yang dilakukan selama 2010, masyarakat Indonesia berada pada urutan ke empat di dunia yang suka membuka internet untuk situs pornografi.</p>
<p>&#8220;Pada tahun 2008 dan 2009, Indonesia berada pada urutan ke tiga dari beberapa negara di Asia setelah Vietnam, Kroasia dan beberapa negara Eropa lainnya,&#8221; kata Ketua Gerakan JBDK pusat, Peri Umar Farouk, saat tampil sebagai nara sumber pada sosialisasi Undang-Undang Nomor:44/2008 tentang pornografi di Kendari, Rabu.</p>
<p>Kegiatan advokasi dan edukasi terkait sosialisasi UU Pornografi itu difasilitasi oleh Dinas Perhubungan Sultra bekerjasama dengan Direktorat Kelembagaan Komunikasi Pemerintahan, Kementerian Komunikasi dan Informatika pusat.</p>
<p>Menurut Peri, sosialisasi tentang UU Pornografi dipandang sangat penting, karena selama UU Nomor: 44/2008 itu lahir seakan-akan masyarakat belum tahu apa pengaruh UU itu dalam kehidupan sehari-hari, terutama berkenan dengan masih maraknya fenomena pornografi di tanah air dampak dari teknologi internet.</p>
<p>Ia mengatakan, kegemaran masyarakat indonesia yang mengakses dengan kata kunci &#8220;sex&#8221; pada jaringan internet, penggemarnya selain dari kalangan remaja dengan usia antara 14-26 dan 30-45 tahun merata di seluruh daerah di Indonesia, dengan mengakses selain di warung telekomunikasi (warnet) juga dari perkantoran.</p>
<p>&#8220;Meski dalam UU pornografi itu menyebutkan bahwa yang tidak terjerat dalam hukum pidana adalah membuat, memiliki atau menyimpan materi pornografi untuk dirinya sendiri dan kepentingan sendiri namun, dengan pertimbangan lain, setiap individu secara sukarela lebih aman membebaskan diri atau menjauhkan untuk tidak membuka situs pornografi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Oleh karena itu, kata Peri Umar, untuk tidak lebih meluasnya penggunaan internet yang mengakses situs berbau pornografi, pemerintah dan masyarakat wajib melakukan pencegahan pembuatan, penyebarluasan dan penggunaan pornografi (pasal 17) dalam UU Pornografi tersebut.</p>
<p>Artinya bahwa, masyarakat yang melaporkan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam pasal itu berhak mendapatkan perlindungan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>&#8220;Warga masyarakat yang melakukan pelanggaran apakah itu yang memproduksi, membuat dan memperbanyak dan menyebarluaskan maka sanksi pidana penjara paling singkat enam bulan dan paling lama 12 tahun atau denda paling sedikit Rp250 juta dan paling banyak Rp6 miliar,&#8221; katanya.</p>
<p>Oleh karena itu, kata Peri Umar, dengan kegiatan sosialisasi UU pornografi tersebut, meskipun sifatnya sangat singkat tetapi pemahaman terhadap pornografi khususnya bagi peserta yang ikut pertama kali ini bisa menyosialisasikan kepada orang lain ataukah tetangga terdekatnya.</p>
<p>Sudah saatnya, bagi lingkungan kerja, perusahaan atau koperasi membuat kebijakan-kebijakan dalam profesionalitas badan kepegawaiannya, yang berkaitan erat pencegahan pornografi di lingkungan kerjanya.</p>
<p>&#8220;Bila perlu cantumkan pemberian sanksi yang berat untuk penyalagunaan fasilitas kantor berkenaan pornografi,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat yang juga mantan potisi di DPRD Sultra, Kadir Ole mengatakan, mendukung langkah pemerintah dan masyarakat terkait dengan pemberlakuan UU pornografi dan sekaligus pemberian sanksi bagi mereka yang terbuka menggunakan akses internet untuk membuka situs pornografi.</p>
<p>Menurut Kadir, sebagai warga negara yang khawatir terhadap menggejalanya pornografi di tengah-tengah kehidupan masyarakat, layak untuk menuntut pemerintah serius dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan dan penindakan tindak pidana pornografi.</p>
<p>&#8220;Dengan kegiatan sosialisasi ini, tentu akan memberi nilai positif bagi proses pencegahan dan pelarangan terutama bagi anak-anak remaja kita yang kerap bersinggungan dengan industri teknologi informasi melalui komputer. Lebih berbahaya adalah anak-anak yang masih duduk di sekolah dasar (SD) dan SLTP yang tahu membuka jaringan internet,&#8221; katanya.</p>
<p>Setiap orang tua bangga bila anaknya yang pada usia dini sudah membuka internet, tetapi mereka menghadapi bahaya terkait maraknya video mesum mirip artis papan atas Ariel, Luna Maya dan Cut Tari. Semua orang tua was-was bila anaknya ke warnet lalu membuka internet pornografi tersebut.</p>
<div id="crp_related"><h3>Tulisan Berkaitan:</h3><ul><li><a href="http://belog.praba.web.id/berita/pornografi-anak-online-meledak-di-jepang.html" rel="bookmark" class="crp_title">Pornografi Anak Online Meledak di Jepang</a><span class="crp_excerpt"> Peredaran pornografi anak online bikin pusing sejumlah negara, tak terkecuali Jepang. Bahkan di negara berjuluk Matahari Terbit ini, telah terjadi ...</span></li><li><a href="http://belog.praba.web.id/uncategorized/tidak-perlu-bom-untuk-menghancurkan-indonesia.html" rel="bookmark" class="crp_title">TIDAK PERLU BOM UNTUK MENGHANCURKAN INDONESIA</a><span class="crp_excerpt"> ” TIDAK PERLU BOM UNTUK MENGHANCURKAN INDONESIA “Berdasarkan observasi Yayasan Kita dan Buah Hati, kasus kecanduan&nbsp; terhadap pornografi banyak dijumpai ...</span></li><li><a href="http://belog.praba.web.id/berita/ev-do-rev-b-tersdia-di-bali.html" rel="bookmark" class="crp_title">EV-DO Rev B Tersdia di Bali</a><span class="crp_excerpt"> Smart Telecom baru-baru ini memperkenalkan teknologi jaringan terbaru di koridor CDMA, yakni EV-DO Rev. B untuk Indonesia. Operator tersebut bekerjasama ...</span></li><li><a href="http://belog.praba.web.id/berita/setelah-haiti-gempa-besar-hantui-indonesia.html" rel="bookmark" class="crp_title">Setelah Haiti Gempa Besar Hantui Indonesia</a><span class="crp_excerpt"> Ilmuwan memperingatkan, setelah Haiti gempa bumi dan tsunami dahsyat akan melanda RI. Grup ilmuwan mengumumkan peringatan itu di Jurnal Nature ...</span></li><li><a href="http://belog.praba.web.id/berita/indosat-siap-gunakan-internet-protocol-versi-6.html" rel="bookmark" class="crp_title">Indosat Siap Gunakan Internet Protocol  Versi 6</a><span class="crp_excerpt"> Operator telekomunikasi Indosat menyatakan siap menerapkan Internet Protocol Versi 6 (IPv.6) yang merupakan IP generasi baru yang sedang dipersiapkan untuk ...</span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belog.praba.web.id/berita/indonesia-urutan-empat-dunia-buka-situs-pornografi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CSS : Cascading Style Sheets</title>
		<link>http://belog.praba.web.id/web/css-cascading-style-sheets.html</link>
		<comments>http://belog.praba.web.id/web/css-cascading-style-sheets.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 23:02:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Browser]]></category>
		<category><![CDATA[cara]]></category>
		<category><![CDATA[cascading style sheets]]></category>
		<category><![CDATA[center]]></category>
		<category><![CDATA[css adalah]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[kadang kadang]]></category>
		<category><![CDATA[Link]]></category>
		<category><![CDATA[lisan]]></category>
		<category><![CDATA[wide web consortium]]></category>
		<category><![CDATA[world wide web consortium]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belog.praba.web.id/2009/12/16/css-cascading-style-sheets/</guid>
		<description><![CDATA[Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C). &#160;&#160; &#160;Keuntungan menggunakan CSS Memisahkan presentastion sebuah dokumen dari content document itu sendiri. Mempermudah dan Mempersingkat pembuatan dan pemeliharaan dokumen web Mempercepat proses rendering/pembacaan HTML. &#160;&#160; &#160;Namun dibalik kelebihan tersebut, ada juga kekuranganya yaitu tidak semua browser mengartikan kode CSS dengan cara yang &#8230; <a href="http://belog.praba.web.id/web/css-cascading-style-sheets.html" class="more-link">Read more</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).</p>
<p>&nbsp;&nbsp; &nbsp;Keuntungan menggunakan CSS 
<ol>
<li>Memisahkan presentastion sebuah dokumen dari content document itu sendiri. </li>
<li>Mempermudah dan Mempersingkat pembuatan dan pemeliharaan dokumen web </li>
<li>Mempercepat proses rendering/pembacaan HTML. </li>
</ol>
<p>&nbsp;&nbsp; &nbsp;Namun dibalik kelebihan tersebut, ada juga kekuranganya yaitu tidak semua browser mengartikan kode CSS dengan cara yang sama. Jadi kadang-kadang, tampilan web dengan CSS terlihat baik di browser yang satu, tapi berantakan di browser yang lain. Jadi harus diperiksa tampilannya supaya terlihat baik di semua browser dan menambahkan kode-kode khusus browser tertentu jika memang dibutuhkan agar tampilan web terlihat baik di semua browser.</p>
<p>&nbsp;&nbsp; &nbsp;Format penulisan CSS adalah selector { property: value }&nbsp; dimana selector menunjukkan bagian mana yang hendak diatur / diformat, property untuk menunjukkan, bagian (properti) dari selector yang hendak diatur, sedangkan value adalah nilai dari pengaturannya.</p>
<p>&nbsp;&nbsp; &nbsp;Cara penggunaan CSS pada dokumen ada 4 cara yaitu</p>
<p>1.Iniline CSS</p>
<p>Kode CSS dituliskan langsung ke dalam tag HTML yang ingin di format. Penulisan cara ini tidak memerlukan penulisan selector dalam kode CSS. Cara sebaiknya hanya digunakan jika mau memformat suatu elemen satu kali saja.</p>
<p>2.Embedded CSS</p>
<p>Anda bisa juga menempelkan kode CSS di antara tag &lt;head&gt; dan &lt;/head&gt;. Penulisan CSS dengan cara ini diawali dengan tag &lt;style&gt; dan diakhiri dengan tag &lt;/style&gt;.</p>
<p>3.External CSS</p>
<p>Kode CSS external di tulis dalam satu file terpisah yang disimpan dengan akhiran .css. Anda lalu perlu memanggil file CSS tersebut ke dalam semua halaman web yang anda buat. Dengan cara ini, anda hanya perlu memiliki satu set kode CSS yang digunakan untuk semua halaman web anda. Jadi ada dua langkah dalam pengimplementasian CSS dengan cara ini. Pertama buat satu file dengan teks editor, dan beri nama misalkan: style.css, lalu tuliskan kode-kode css di dalam file tersebut. Kedua panggil file style.css dari semua halaman web. Caranya dengan memasukkan kode &lt;link rel=”stylesheet” href=”style.css” type=”text/css”&gt;, di antara tag &lt;head&gt; dan &lt;/head&gt;</p>
<p>4.Import CSS</p>
<p>CSS juga dapat di-import ke dalam suatu halaman website menggunakan tag import seperti @import &#8220;style.css&#8221;; atau @import url(&#8220;style.css&#8221;);.</p>
<p>&nbsp;&nbsp; &nbsp;Untuk membuat suatu tag memiliki format berbeda di tempat yang berbeda dapat memanfaatkan Class Selector, cara penulisannya adalah .nama-class {property:value;} sedangkan untuk implementasinya menggunakan taghtml.nama-class {Property:value;} .Jika anda ingin menggunakan class selector di luar kode HTML anda menggunakan tag &lt;div class=nama-class&gt; dan di akhiri dengan tag &lt;/div&gt;.</p>
<p>Berikut penulisan CSS dengan Class Selector<br />.tengah {text-align:center;}<br />p.tengah {color:red;}<br />h1.kiri {color:blue;}<br />h1.tengah {color:black;}</p>
<p>Contoh implementasinya seperti dibawah ini<br />&lt;div class=tengah&gt;<br />&lt;p&gt;Teks tengah akan berwarna merah.&lt;/p&gt;<br />&lt;h1 &gt; Tag H1 tengah akan berwarna hitam&lt;/h1&gt;<br />&lt;/div&gt;<br />&lt;h1 class=kiri&gt;Tag H1 kiri akan berwarna biru&lt;/h1&gt;</p>
<p>Untuk mem-validasi CSS dapat dilakukan di <a href="http://jigsaw.w3.org/css-validator/">http://jigsaw.w3.org/css-validator/ </a>.<br />Info lebih lengkap tentang properti-properti yang tersedia di CSS bisa dilihat di http://xhtml.com/en/css/reference/ .</p>
<p>Sumber: <br />http://id.wikipedia.org/wiki/Cascading_Style_Sheets<br />http://www.belajarcss.com/panduan-css/ <br />http://www.w3schools.com/css/</p>
<div id="crp_related"><h3>Tulisan Berkaitan:</h3><ul><li><a href="http://belog.praba.web.id/web/xhtml-gabungan-html-dan-xml.html" rel="bookmark" class="crp_title">xHTML : Gabungan HTML dan XML</a><span class="crp_excerpt"> XHTML adalah gabungan dari HTML yang didesain untuk menampilkan informasi&nbsp; dan XML yang didesain untuk mendeskripsikan data. XHTML adalah perluasan ...</span></li><li><a href="http://belog.praba.web.id/web/html-5-tanpa-plug-in-multimedia-tetep-jalan.html" rel="bookmark" class="crp_title">HTML 5 : Tanpa Plug-in, Multimedia Tetep Jalan</a><span class="crp_excerpt"> HTML5 adalah versi terbaru dari Hypertext Markup Language, pengembangan dan sekaligus diharapkan sebagai penerus dari HTML versi 4, XHTML 1 ...</span></li><li><a href="http://belog.praba.web.id/web/web-3-0-semantik-web.html" rel="bookmark" class="crp_title">Web 3.0 : Semantik Web</a><span class="crp_excerpt"> &nbsp;&nbsp;&nbsp; Web 3.0 adalah generasi ketiga dari layanan internet berbasis web. Konsep Web 3.0 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001, ...</span></li><li><a href="http://belog.praba.web.id/download/idwsleecher-cara-cepat-download-dari-indowebster.html" rel="bookmark" class="crp_title">IDWSleecher : Cara Cepat Download dari Indowebster</a><span class="crp_excerpt"> Udah pada tau indo webster kan?? Dahulu kala indowebter menjadi primadona bagi para pengundun file dai dunia maya, namun belakangan ...</span></li><li><a href="http://belog.praba.web.id/hack/tips-dan-triks-halaman-tersembunyi-pada-browser-google-chrome.html" rel="bookmark" class="crp_title">Tips dan Triks Halaman Tersembunyi pada Browser Google Chrome</a><span class="crp_excerpt"> Seperti kebanykan browser internet, seperti Opera, Mozilla Firefox dan Internet explorer, Google Chrome juga memeiliki halam rahasia (hidden pages atau ...</span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belog.praba.web.id/web/css-cascading-style-sheets.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Model Baru Spam Semakin Berbahaya</title>
		<link>http://belog.praba.web.id/berita/model-baru-spam-semakin-berbahaya.html</link>
		<comments>http://belog.praba.web.id/berita/model-baru-spam-semakin-berbahaya.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 07:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>putu</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[com]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[homograph]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[lisan]]></category>
		<category><![CDATA[lte]]></category>
		<category><![CDATA[nama domain]]></category>
		<category><![CDATA[penyaringan]]></category>
		<category><![CDATA[sintaksis]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[Web]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<category><![CDATA[yri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belog.praba.web.id/2009/10/16/model-baru-spam-semakin-berbahaya/</guid>
		<description><![CDATA[Spam dengan menggunakan url yang mirip dengan nama sebenarnya semakin marak digunakan oleh para spammer. Berikut ini adalah komentar yang diberikan oleh ahli keamanan dari Symantec: Untuk menghindari filter antispam, spammer seringkali menggunakan tehnik pengacauan, dengan menyalahgunakan merk dan taktik-taktik&#160; lain untuk mencoba dan mempersulit penyaringan konten untuk identifikasi pesan spam. Akhir-akhir ini Symantec telah mengamati sebuah serangan spam yang memelesetkan kesamaan kata (homograph spoofing) sehingga sebuah nama domain yang diplesetkan hampir atau sangat menyerupai nama domain merek yang sangat terkenal. Sebelum mendiskusikan trend ini, terlebih dahulu perlu diperkenalkan istilah-istilah seperti IDN, Punycode, dan Homograph Spoofing. IDN atau Internationalized Domain &#8230; <a href="http://belog.praba.web.id/berita/model-baru-spam-semakin-berbahaya.html" class="more-link">Read more</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Spam dengan menggunakan url yang mirip dengan nama sebenarnya semakin marak digunakan oleh para spammer. Berikut ini adalah komentar yang diberikan oleh ahli keamanan dari Symantec: <br />Untuk menghindari filter antispam, spammer seringkali menggunakan tehnik pengacauan, dengan menyalahgunakan merk dan taktik-taktik&nbsp; lain untuk mencoba dan mempersulit penyaringan konten untuk identifikasi pesan spam. Akhir-akhir ini Symantec telah mengamati sebuah serangan spam yang memelesetkan kesamaan kata (homograph spoofing) sehingga sebuah nama domain yang diplesetkan hampir atau sangat menyerupai nama domain merek yang sangat terkenal. Sebelum mendiskusikan trend ini, terlebih dahulu perlu diperkenalkan istilah-istilah seperti IDN, Punycode, dan Homograph Spoofing.</p>
<p>IDN atau Internationalized Domain Name (IDN) adalah nama domain yang mengandung satu atau lebih karakter non-ASCII. Nama-nama domain seperti itu dapat berisi karakter-karakter tulisan non-Latin seperti Arab, Cina atau Devnagari. </p>
<p>Contoh: <br />Domain ёxample.com menggunakan “ё” yang merupakan karakter Cyrillic.<br />Punycode adalah sintaksis yang dirancang untuk encoding IDN dalam aplikasi sehingga berbagai nama domain (bagian non-ASCII) dapat&nbsp; direpresentasikan dalam set karakter ASCII. <br />Dengan menggunakan Punycode non-ASCII, karakter akan dikonversi ke set karakter ASCII. Proses ini menghadirkan identifikasi domain yang unik dan dapat dibolak-balik. Punycode nama yang dikonversi mendapat awalan “xn--”<br />Misalnya :<br />Punycode for ёxample.com is http://www.xn--xample-ouf.com/</p>
<p>Homograf spoofing adalah pemlesetan karakter dengan memanfaatkan fakta bahwa dalam sistem komputer multibahasa, banyak karakter berbeda mungkin memiliki bentuk yang hampir (atau seluruhnya) tidak bisa dibedakan.</p>
<p>Misalnya: <br />Domain ёxample.com (Rusia) sangat menyerupai domain example.com (Latin)<br />Pada contoh spam di bawah , seorang spammer menawarkan cara mendapatkan uang gratis. Sebuah URL diberikan dalam pesan yang mengarahkan pengguna ke formulir pendaftaran yang mengumpulkan informasi pribadi. Ketika dianalisa secara mendalam, domain dalam URL tersebut ditulis menggunakan IDN. Domain yang diplesetkan menyerupai google.com. URL dan punycode ditunjukkan seperti dalam pada gambar di bawah ini:
<div align="center"></div>
<p>Tabel di bawah ini menunjukkan macam-macam plesetan domain google.com. Banyak dari domain itu menyerupai versi Latin.
<div align="center"></div>
<div align="center">&nbsp;</div>
<div align="left">Ini bukanlah pertama kali spammer memikat penerima untuk melakukan tindakan dengan bersembunyi dibalik merk terkenal. Meskipun demikian, pengguna dapat menghindar untuk tidak menjadi korban dengan melihat URL sebenarnya pada status bar atau dengan mengetik URL secara manual. Meluangkan waktu untuk melakukan sedikit riset dapat menyelamatkan informasi pribadi Anda dari tindak kejahatan. </div>
<p><strong>Source</strong> : chip</p>
<div id="crp_related"><h3>Tulisan Berkaitan:</h3><ul><li><a href="http://belog.praba.web.id/gratis/mau-bikin-web-site-tapi-ga-punya-uang.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mau Bikin Web Site tapi ga punya uang&#8230;???</a><span class="crp_excerpt"> Pengen Punya web site, tapi ga punya biaya untuk beli domain dan hosting...???Asalkan anda memiliki desain web, saya akan menunjukkan ...</span></li><li><a href="http://belog.praba.web.id/berita/kartu-nama-ketapel.html" rel="bookmark" class="crp_title">Kartu Nama Ketapel</a><span class="crp_excerpt"> Setelah kartu nama unik google beberapa saat lalu, ternyata masih terdapat kartu nama yang lebih unik lagi, adalah kartu nama ...</span></li><li><a href="http://belog.praba.web.id/download/admin-pass-finder-mengetahui-password-administrator-windows-xp.html" rel="bookmark" class="crp_title">Admin Pass Finder Mengetahui Password Administrator Windows XP</a><span class="crp_excerpt"> Apa yang terjadi jika anda lupa password XP????Bingung???? KESAL??? Tetapi jika anda masih bisa login menggunakan accoun biasa [bukan administrator] ...</span></li><li><a href="http://belog.praba.web.id/berita/indoleaks-membocorkan-rahasia-indonesia-layaknya-wikileaks.html" rel="bookmark" class="crp_title">indoleaks.org Membocorkan Rahasia Indonesia Layaknya Wikileaks</a><span class="crp_excerpt"> Hari gini siapa yang tidak mengenal situs bernanama WikiLeaks [baca WikiLeaks Membocorkan Rahasia Negara, Dibanned di China]. Kemarin muncul sebuah ...</span></li><li><a href="http://belog.praba.web.id/web/css-cascading-style-sheets.html" rel="bookmark" class="crp_title">CSS : Cascading Style Sheets</a><span class="crp_excerpt"> Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. ...</span></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belog.praba.web.id/berita/model-baru-spam-semakin-berbahaya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

